Saya menduga Idul Fitri tahun 2008 ini akan dirayakan pada hari yang berbeda antara Muhammadiyah, dan NU (dan beberapa ormas Islam lainnya). Saya bukanlah ahli astronomi, atau ahli fisika. Akan tetapi dugaan saya tersebut telah "dibuktikan" pada Idul Fitri 2007 dengan menggunakan software astronomi yang dapat diperoleh secara gratis dari Internet. Software tsb dinamakan HomePlanet.

berkelakar saya sampaikan kepada teman-teman saya jauh-jauh hari sebelum puasa Ramadhon masuk dan menjelang Idul Fitri. Saya sampaikan bahwa "Idul Fitri 2007 ini umat Islam Indonesia akan merayakan lebaran pada hari yang berbeda". Dan terbukti.
Tulisan ini mencoba menjelaskan "kenapa terjadi perbedaan hari berlebaran", sebenarnya lebih saya maksudkan sebagai "tutorial" singkat penggunaan software HomePlanet. Software tersebut dapat didownload secara cuma-cuma di http://www.fourmila b.ch/homeplanet/ . Instalasi dan penggunaan software tsb sangatlah mudah. Tidak diperlukan keterampilan atau keahlian khusus dalam penggunaan software itu.
Kapan kita berlebaran tahun 2008?
Sengaja pertanyaan ini saya ajukan diawal, untuk memancing "keingintahuan" pembaca tulisan ini. Jawaban cepatnya sbb:
30 September 2008à 1. Muhammadiyah
01 Oktober 2008à 2. NU dan ormas lain
Tanggal diatas adalah tanggal perkiraan saya, berdasarkan informasi dari software HomePlanet. Berdasarkan software HomePlanet informasi mengenai masuknya bulan baru adalah sebagai berikut :
Bulan baru masuk: 30 Agustus 2008 jam 19:59 UTC
Bulan baru berikutnya masuk: 29 September 2008 jam 8:13 UTC
Fokus pembahasan kita batasi pada 29 September 2008 jam 8:13 UTC atau jam 15:13 WIB, saat dimana bulan lama (Ramadhon) habis dan bulan baru (Syawal) masuk. Sebagaimana diketahui, masuknya bulan baru dalam kalender Hijriah, adalah setelah tenggelamnya matahari atau setelah masuknya malam. Dengan demikian selesai sholat Maghrib tanggal 29 September 2008, sudah dimulai 1 Syawal (dengan asumsi bulan baru masuk jam 15:13 WIB). Dengan demikian, diperkirakan Muhammadiyah akan berlebaran esoknya, yaitu tanggal 30 September 2008.
Gambar 1. Informasi terbitnya bulan baru pada periode Agustus 2008 – September 2008. Bulan baru masuk pada jam 8:13 UTC (=15:13 WIB) 29 September 2008


Gambar 2. Posisi bulan pada tanggal 29 September 2008 jam 8:13 UTC atau jam 15:13 WIB (bulan baru ada di Laut Africa Timur)
Lalu bagaimana dengan NU? Sebagaimana diketahui NU menggunakan metode Ru'yat (melihat bulan). Bagaimana kondisi bulan pada tanggal 29 September 2008, dapat kita lihat di gambar 2 .
Dari gambar 2 terlihat bahwa pada jam atau jam 15:13 WIB tanggal 29 September 2008 posisi bulan (yang baru terbit) berada di Laut Africa Timur. Kalau kita berandai-andai melihat bulan pada waktu itu tentu tidak akan terlihat, karena hari masih terik (jam 15:13 WIB siang). Seperti yang biasa dilakukan, Ru'yat dilaksanakan setelah Maghrib. Oleh karena itu kita bisa bertanya, dimana posisi bulan pada waktu malam datang (setelah sholat Maghrib) pada tanggal 29 September 2008 tersebut?
Sekali lagi software HomePlanet, dapat dengan cepat menunjukkan kepada kita posisi bulan saat akan dilakukan Ru'yat pada tanggal 11 Oktober 2007. posisi bulan saat Maghrib dapat dilihat pada gambar 3.


Gambar 3. Posisi bulan pada jam 17:43 (waktu Maghrib di Jakarta) tanggal 29 September 2008
Terlihat pada gambar 3, jika Ru'yat dilakukan pada 29 September 2008 jam 17:43 WIB, maka kemungkinan besar di daerah Indonesia sudah tidak bisa melihat bulan (bulan tidak bisa di ru'yat).
Perhatikan bahwa pada software HomePlanet kita juga bisa mensimulasikan seolah-olah kita sedang berada di bulan lalu kita memandang ke bumi. Perhatikan pada gambar 3 sebelah kanan, bumi dilihat dari bulan pada 29 September 2008 jam 17:43 WIB, Indonesia sudah tidak terlihat lagi. Yang terlihat paling ujung sebelah kanan adalah India utara atau Afghanistan. Dari tempat-tempat ini lah (India / Afghanistan) kemungkinan bulan masih bisa dilihat dengan ru'yat. Dengan memperhatikan posisi bulan yang sukar di ru'yat pada tanggal 29 September 2008 tsb, maka kemungkinan bilangan bulan digenapkan (istikmal), sehingga ormas Islam yang berpedoman kepada ru'yat ini kemungkinan akan tetap berpuasa pada tanggal 30 September 2008, dan berlebaran pada tanggal 1 Oktober 2008. Allahu'alam.
Kesimpulan
Dengan software HomePlanet, tanpa memperhatikan kaidah yang mendetail dalam kriteria penentuan hilal, maka kemungkinan Idul Fitri akan dirayakan pada:
• 30 September 2008 oleh Muhammadiyah
• 01 Oktober 2008 oleh NU dan ormas lain (yang menggunakan ru'yat)
Catatan Penting:
1. Tulisan ini tidak bermaksud sama sekali mendahului keputusan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, keputusan Tim Lajnah Falakiyah PBNU, maupun tim Hisab/Ru'yat Ormas Islam lainnya dalam menentukan Idul Fitri tahun 2008.
2. Maksud tulisan ini hanya sekedar memberikan gambaran bagaimana mudahnya menggunakan software HomePlanet untuk meng-animasi dan memperkirakan letak atau posisi bulan.
3. Semuanya kembali pada diri kita masing-masing & keputusan Pemerintah serta Ormas-ormas Islam. Jika terdapat kesalahan dalam tulisan ini, penulis mohon saran dan masukannya.
Sorowako, 19 September 2008
Regards,
